• Cougar

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Lions

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Snowalker

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Howling

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Sunbathing

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Klinik Pendampingan Publikasi di Jurnal Internasional

Kami beritahukan dengan hormat, bahwa dalam rangka percepatan publikasi di Universitas Sebelas Maret, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (LPPM UNS) akan mengadakan Klinik Publikasi Ilmiah Internasional.

  1. Terlampir adalah daftar judul penelitian yang menjanjikan target luaran penelitian dana PNBP UNS tahun 2016 berupa publikasi di jurnal internasional bereputasi.
  2. Apabila penelitian yang tersebut pada poin (1) luaran publikasi di jurnal internasional nya telah terpenuhi, peneliti dapat menyampaikan bukti luarannya kepada sub bagian Data dan Informasi (DI), LPPM UNS.
  3. Jika peneliti belum dapat menyampaikan bukti luarannya, maka diwajibkan untuk menyampaikan draft artikel ilmiah dan wajib mengikuti klinik publikasi yang diadakan oleh LPPM di tahun 2017, dan bertanggungjawab untuk mengikuti seluruh kegiatan klinik hingga janji luarannya terpenuhi.
  4. Di samping itu LPPM UNS memberikan kesempatan kepada dosen-dosen lainnya di lingkungan Universitas Sebelas Maret untuk mengkonsultasikan draft artikel ilmiah untuk publikasi internasional yang direncanakan akan dikirimkan ke Jurnal Internasional terindeks Scopus.
  5. Draft artikel ilmiah untuk publikasi internasional mohon dapat dikirimkan paling lambat tanggal 10 Maret 2017 ke alamat email: jamulppmuns@gmail.com

Klinik publikasi tahap pertama direncanakan akan diadakan secara intensif pada tanggal 24-25 Maret 2017.

Atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih.

Berikut data Peneliti & Pengabdi yang menjanjikan luaran publikasi internasional: lampiran