• Cougar

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Lions

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Snowalker

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Howling

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Sunbathing

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Model Genre-Based Untuk Penulisan Teks Ilmiah dalam Indonesia pada Jurnal Ilmiah.

Kata kunci : penulisan teks ilmiah, jurnal ilmiah, genre.

Wiratno, Tri; Subroto, HD. Edi; Sudaryanto*)
Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS, Penelitian, Dikti, Hibah Bersaing, 2007.

Penelitian ini ditargetkan untuk mendapatkan model akhir penulisan teks ilmiah dalam bahasa Indonesia yang layak untuk diterbitkan pada jurnal ilmiah, berdasarkan hasil yang telah dicapai pada penelitian tahap pertama. Teks ilmiah yang ideal untuk dimuat pada jurnal ilmiah seharusnya memenuhi persyaratan teks ilmiah dalam hal bentuk-bentuk bahasa (leksikogramatika), ragam bahasa (register), dan tata organisasi (struktur genre) yang merangkai isi teks tersebut (Martin, 1985a; Swales, 1990; Hyland, 2004).
Masalah utama penelitian ini adalah penyempurnaan model awal penulisan artikel ilmiah yang telah didapatkan pada tahap pertama melalui wawancara dengan penulis dan atau editor jurnal ilmiah serta kegiatan FGD. Wawancara dan FGD tersebut dipusatkan pada pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:

(1)    Bagaimana genre yang seharusnya ada di dalam artikel ilmiah?
(2)    Bagaimana menyusun tata oraganisasi teks pada artikel ilmiah, baik untuk artikel yang didasarkan pada penelitian maupun artikel non-penelitian?
(3)    Bagaimana memformulasikan bagian-bagian pada artikel penelitian yang meliputi ”Abstrak ^ Pendahuluan ^ Kajian Pustaka ^ Metode dan Hasil ^ Pembahasan ^ Kesimpulan dan Saran ^ Daftar Pustaka” diformulasikan sesuai dengan genre yang dikehendaki pada masing-masing bagian tersebut?
(4)    Bagaimana memformulasikan bagian-bagian pada artikel non-penelitian  yang meliputi ”Abstrak ^ Pendahuluan ^ Kajian Pustaka ^ Pembahasan ^ Kesimpulan dan Saran ^ Daftar Pustaka” sesuai dengan genre yang dikehendaki pada masing-masing bagian tersebut?
(5)    Bagaimana model yang dihasilkan tersebut dapat dijadikan bahan pelatihan penulisan artikel ilmiah untuk penulis?
Hasil-hasil penyempurnaan tersebut akan dijadikan bahan pelatihan kepada calon penulis dan penulis artikel ilmiah. Pada dasarnya, artikel ilmiah merupakan campuran dari berbagai genre mikro yang dituangkan pada setiap bagian atau bab artikel tersebut. Oleh sebab itu, calon penulis atau penulis harus menguasai jenis-jenis genre tersebut. Untuk itu, pelatihan penulisan artikel ilmiah yang sesuai dengan prinsip-prinsip genre kepada calon penulis dan penulis sangat diperlukan. Dari pelaksanaan pelatihan tersebut, akan diperoleh masukan-masukan yang berharga untuk memperbaiki kembali model penulisan artikel ilmiah tersebut untuk dijadikan model akhir.

Kami Mendengarkan Anda