Kata kunci : magang, berwirausaha, agronomi, agrobisnis

Hartati, Sri;  Praswanto; Uchyani F, Rhina*)
Fakultas Pertanian UNS, Pengabdian, Dikti, Magang Kewirausahaan, 2007.

Masalah yang dihadapi oleh lulusan Jurusan Agronomi maupun agrobisnis adalah keengganan dan ketidakberanian untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja sendiri terutama dalam bidang pertanian dengan sistem berkelanjutan. Akar permasalahannya adalah rendahnya ketrampilan profesi (professional skill), tanggung jawab dalam melakukan tugas, kemampuan manajerial dan berorganisasi, kemampuan berinteraksi, berpikir kritis, kreativitas dan imaginasinya dalam pengembangan profesi, serta penguasaan pemahaman akan peluang pasar bidang pertanian yang disebabkan oleh rendahnya teknologi informasi yang mendukung profesi. Dengan kegiatan magang kewirausahaan ini mahasiswa (dalam kelompok-kelompok) dilatih untuk meningkatkan ketrampilan profesinya. Selain itu penguasaan teknologi informasi sangatlah penting untuk mendapatkan peluang agrobisnis dan menginformasikan hasil produknya dalam jangkauan yang tidak terbatas, baik pada pasar lokal, regional maupun internasional. Tujuan kegiatan magang kewirausahaan ini antara lain agar mahasiswa mampu melakukan kegiatan-kegiatan terpadu budidaya anggrek meliputi budidaya  anggrek, persilangan anggrek, perbanyakan melalui kultur jaringan dan agribisnis anggrek; meningkatkan pengetahuan kewirausahaan mahasiswa pada sektor pertanian; dan memacu motivasi berwirausaha mahasiswa yang berminat menjadi wirausaha setelah selesai studi.