Kamis, 10 Nopember 2011 bertempat di rumah dinas Rektor UNS, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (LPPM UNS) yang difasilitasi Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS menyelenggarakan launching skema Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P2M) terbaru untuk anggaran tahun 2012 dalam acara temu wartawan (journalist gathering) dengan Rektor UNS dan Ketua LPPM UNS.

Dalam acara tersebut, Rektor UNS, Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS yang didampingi Ketua LPPM UNS, Prof. Dr. Sunardi, MSc; Sekretaris LPPM UNS, Drs. Tri Atmojo Kusmayadi, MSc, PhD dan Tim Pengembang LPPM UNS bidang Penguatan Pusat dan Integrasi, Dr. Supriyadi, MP menjelaskan beberapa skema P2M terbaru bagi dosen dan inventor di lingkungan UNS yang akan dikelola oleh LPPM pada tahun anggaran 2012.

Ada beberapa research project yang akan dijalankan LPPM UNS pada 2012, diantaranya dari DP2M Dikti yang akan mengucurkan hibah sebesar 3,3 Milyar rupiah yang diarahkan pada bidang perubahan iklim dan keanekaragaman hayati, energi baru dan terbarukan serta ketahanan dan keamanan pangan dimana ketiga bidang kajian tersebut selama ini menghasilkan publikasi internasional terbanyak. Dalam research project tersebut, LPPM UNS memperoleh mandat dari DP2M Dikti untuk mengelola P2M dari penerimaan proposal, pencairan dana, laporan, monitoring dan evaluasi hingga luaran berupa publikasi secara mandiri (desentralisasi P2M). Hal tersebut merupakan konsekuensi keberhasilan UNS sebagai salah satu dari 10 perguruan kategori Mandiri versi DP2M Dikti. Penetapan kriteria mandiri didasarkan dua hal, yakni peraihan dana-dana kompetitif P2M dari luar UNS oleh para dosen UNS serta sistem penjaminan mutu P2M di UNS.

Selanjutnya, sebagai bentuk komitmen pimpinan UNS untuk meningkatkan kualitas, kuantitas dan produk P2M pada tahun anggaran 2012 akan mencairkan 10% dari total anggaran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau sebesar 28 Milyar rupiah yang dikompetisikan pada beberapa skema P2M yakni hibah kerjasama dan publikasi internasional (maks. RP 150 juta), hibah penelitian pascasarjana (maks. Rp 75 juta), hibah bersaing (maks. Rp 45 juta), hibah fundamental (maks. Rp 45 juta), dan hibah penelitian program sarjana (maks. Rp 25 juta), Ipteks bagi wilayah (maks. Rp 50 juta), Iptek bagi masyarakat (maks. Rp 30 juta), Iptek bagi produk ekspor (maks. Rp. 75 juta), Ipteks bagi kewirausahaan (maks. Rp 75 juta), Iptek bagi kreatifitas dan inovasi kampus (maks. 50 juta) dan KKN tematik pemberdayaan masyarakat (maks. Rp 15 juta).

Proposal P2M di atas yang akan diajukan harus mengacu pada Rencana Induk Penelitian (RIP) dengan 12 bidang kajian yakni perubahan iklim dan keanekaragaman hayati; energi baru dan terbarukan; ketahanan dan keamanan pangan; kesehatan, penyakit tropis, gizi dan obat-obatan; pengelolaan dan mitigasi bencana; integrasi nasional dan harmoni sosial; otonomi daerah dan desentralisasi; seni, budaya, dan industri kreatif; infrastruktur, transportasi, dan teknologi pertahahan; teknologi informasi dan komunikasi serta pendidikan dan pembangunan manusia dan daya saing bangsa. Penerimaan proposal P2M secara online dan full proposal akan dibuka LPPM UNS 16 Desember 2011 hingga 12 Januari 2012.

RIP dan Kumpulan Panduan Hibah DIPA UNS T.A. 2012, dapat di-download pada alamat berikut: http://lppm.uns.ac.id/download