Universitas Sebelas Maret melepas 42 mahasiswa untuk menjalani percobaan KKN di Wilayah Solo Raya, Rabu (21/8/2013), Pelepasan dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS dan Ketua LPPMUNS Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si, di Halaman LPPM UNS, Mahasiswa yang tergabung dalam lima kelompok langsung duberangkatkan ke daerah lokasi tujuan, diantaranya Solo, Wonogiri, Klaten, Boyolali, dan Sragen.

Ketua LPPM Prof. Darsono, menegaskan bahwa Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini akan ditorehkan dalam sejarah Revitalisasi KKN di UNS dan Program KKN adalah proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk melakukan perkerjaan secara bersama-sama. Berdasarkan riset yang telah dilakukan, mahasiswa memang intens dalam pekerjaan individual, tetapi kurang saat melakukan pekerjaan secara grup. Itulah kelemahan yang terjadi saat KKN dibekukan di UNS.

KKN yang akan diberlakukan, menurut Prof. Darsono, mengarah ke KKN yang tematik integratif. Tematik artinya mahasiswa yang ke lapangan harus This website does not only offer its reader online casinos reviews, it goes further by offering our readers gaming guides and very informative strategy guides for their favorite online casinos games like online pokies. membawa tema atau program tertentu yang ada di masyarakat. Integratif artinya menyelesaikan masalahnya dengan pendekatan lintas bidang.

Untuk mengikuti program KKN, kata Ketua LPPM UNS, hasil perkuliahan yang telah ditempuh harus sudah memenuhi minimal 110 SKS. Sehingga tidak akan mengganggu proses belajar dan mengajar dibangku perkuliahan. “KKN yang diberlakukan akan efektif mulai tahun 2014. Pada tahun 2014 mendatang, KKN akan diikuti sebanyak 5.600 mahasiswa atau mahasiswa angkatan tahun 2011”.
“KKN yang dilakukan mahasiswa saat ini adalah bagian dari amal jariyah,dengan Dosen dan Pembimbing yang beneran dan sungguhan” , demikian pungkas Rektor UNS dalam sambutannya dalam pelepasan Mahasiswa KKN. (Humas LPPM)