untitled2Jakarta – Untuk memajukan sains di seluruh dunia, termasuk Indonesia, PT L’Oréal Indonesia kembali memberikan penghargaan “L’Oréal-UNESCO For Women in Science (FWIS) Nasional” kepada para peneliti perempuan terbaik Indonesia.

Tahun ini, L’Oréal dan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia (KNIU Kemdikbud) menganugerahi tiga peneliti perempuan muda Indonesia dengan penelitian yang berbasis pada sumber daya asli Indonesia untuk meningkatkan hidup di bidang kesehatan dan kehidupan yang berkelanjutan.

Ketiga perempuan luar biasa ini adalah Drh. Fitriya Nur Annisa Dewi, PhD (32 tahun) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan proposal riset dalam kategori Life Science yang berjudul: Pengaruh Kaempferol dari Daun Katuk (Sauropis Androgynus) untuk Potensi Pencegahan Kanker Pada Sel Epitel Kelenjar Susu; Dr. Nanik Purwanti (33 tahun) dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dengan proposal riset dalam kategori Material Science yang berjudul: Pengembangan Mikrokapsul yang diperkuat dengan Protein Nanofibrils Menggunakan Proses Adsorpsi Multi Lapis Untuk Diterapkan Sebagai Perangkat Pelepasan Terkendali; dan Dr. rer. nat Witri Wahyu Lestari Ssi, MSc (34 tahun) dari Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) dalam kategori Material Science yang berjudul: Produksi Green Diesel dari Minyak Kelapa Sawit menggunakan Katalis Zeolit Alam Termodifikasi.

Vismay Sharma selaku Presiden Direktur L’Oréal Indonesia mengatakan,lewat program tahunan ini, L’Oréal akan terus mendukung perempuan peneliti muda dalam memajukan sains dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

“Harapan kami, ketiga perempuan hebat yang meneliti eksplorasi bahan pangan asal Indonesia ini akan memperkaya komunitas FWIS dan menjadi panutan di bidang sains bagi generasi penerus perempuan peneliti di Indonesia,” jelas Vismay Sharma dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/10).