Dengan harapan diakhir tahun 2015 pemerintah Kabupaten Grobogan akan mendapat opini dengan status WTP (Wajar Tanpa Pengecualian), diadakan bintek penatausahaan barang milik daerah berbasis akrual yaitu  tentang manajemen asset daerah diseluruh SKPD , dan dengan Bintek ini juga akan dilakukan system pre dan Post Test untruk mengetahui arah Bintek apakah sangat bermanfaat dengan tugasnya di masing SKPD, dan kegiatan Bintek yang dibuka oleh Ketua LPPM UNS Prof.Sulistyo Saputro, M.Si.Ph.D dan pengarahan Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro,SH.MH diikiuti oleh para pengelola dan pejabat struktural ini berlangsung tanggal 8 – 10 Juni 2015 di Pusdiklat UNS.

Dr. Sutopo selaku penyelenggara dari PUSLITDESBANGDA LPPM UNS, mengatakan bahwa sebagai konsekwensi dari otonomi daerah maka pemerintah daerah dituntut untuk transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan dan asset daerah, untuk penataan keuangan dan pengelolaan asset daerah tidak lepas dari prinsip-prinsip manajemen daerah dan keuangan daerah, dan mengenai manajemen asset daerah secara umum tidak lepas dari siklus pengelolaan barang, perencanaan sampai pengelolaan penghapusan barang. Untuk itu manajemen penataan keuangan dan asset daerah diperlukan peningkatan kualitas bagi pengelola keuangan dan asset daerah. (Humas LPPM)