Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat( LPPM) UNS dan Tim Kemenristekdikti, Rabu (12/8/ 2015) menggelar diskusi Insentif Riset Sinas . Diskusi yang berlangsung di Ruang Pressroom LPPM UNS diikuti oleh beberapa pakar peneliti Sinas LPPM UNS dan Tim dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristek Dikti yang diketuai Dr. Abdul Wachid.

Diskusi dibuka oleh Ketua Penjaminan casino Mutu LPPM UNS Fitria Rahmawati, Ph.D yang mengharapkan dalam diskusi dan sosialisasi ini dapat bisa menjadi interaksi bagi peneliti yang berkaitan dengan program Sinas ini, sedang pemaparan Abdul Wahid dijelaskan bahwa Sosialisasi Program Institusi 2016 Insentif Riset Sinas dengan tujuan penguatan sistem inovasi nasional melalui peningkatan sinergi produktifitas dan optimalisasi sumberdaya litbang nasional.

Diungkapkan lebih lanjut  bahwa mengenai skema pendanaan insentif riset terbagi menjadi dua yaitu pertama Insentif Riset Dasar (RD) adalah penelitian teoritis atau eksperimental guna memahami masalah daan mendapatkan pengetahuan baru tentang prinsip-prinsip dasar dari fakta, RD ini dimaksudkan untuk mengejar ketertinggalan penguasaan iptek dan menghasilkan penemuan baru dan kedua adalah Insensentif Riset Terapan (RT), riset ini mengintegrasikan teknologi secara sistematis dari hasil riset dasar yang ditujukan untuk menghasilakan teknologi khususnya dalam mengaplikasikanhasil riset dasar menjadi proven technology.(Humas LPPM)