Menindaklanjuti informasi dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan pada surat Nomor : 2954/E3/LT/2018 perihal Penerimaan Proposal Penelitian Gelombang II untuk Pendanaan Tahun 2019, bersama dengan ini kami sampaikan bahwa Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan membuka Penerimaan Proposal Penelitian Gelombang II untuk Pendanaan Tahun 2019 mulai tanggal 24 September sampai dengan 5 Oktober 2018. Proposal yang diusulkan pada gelombang II ini adalah proposal baru (bukan proposal lanjutan dari penelitian multitahun yang didanai tahun 2018).

Pengusulan proposal mengikuti ketentuan Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII dan dilakukan secara daring (online) melalui Simlitabmas dengan alamat http://simlitabmas.ristekdikti.go.id. Teknis pengusulan mengikuti Panduan Pengusulan Penelitian 2018.

Pada penerimaan proposal gelombang II ini diberlakukan beberapa ketentuan sebagai berikut.

  1. Proposal penelitian yang telah diusulkan pada periode penerimaan proposal sebelumnya (Gelombang I) diharuskan melakukan perbaikan menggunakan aplikasi Simlitabmas Gelombang II. Perbaikan proposal dimaksudkan agar standar penulisan proposal memenuhi ketentuan Panduan Edisi XII sehingga dapat meningkatkan peluang untuk didanai.
  2. Proposal yang telah diperbaiki harus disubmit/dikirim ulang, selanjutnya diproses persetujuannya oleh Ketua LP/LPPM menggunakan aplikasi Simlitabmas Gelombang II.
  3. Pengusulan proposal dibuka sampai tanggal 5 Oktober 2018 dan approval dibuka sampai tanggal 7 Oktober Pada proses approval, Ketua LP/LPPM tidak diberikan menu “Perlu Perbaikan”.

Demikian disampaikan, atas perhatian diucapkan terima kasih.

Ketua,

ttd

Prof. Sulistyo Saputro, M.Si, Ph.D.

NIP. 19680904 199403 1 001

Tembusan Yth:

  1. Rektor (sebagai laporan)
  2. Wakil Rektor Bidang Akademik (sebagai laporan)

Lampiran:

1. Panduan Pengusulan Penelitian 2018

Pedoman Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII