Menutup Tahun 2025, Tim PKM UNS Sukses Dampingi Nasabah Meng-EMASkan Sampah

Perwakilan nasabah Bank Sampah Gama Bareta RW XIV Nusukan, Banjarsari, Surakarta pada Sabtu, 25 Oktober 2025 didampingi Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil mengemaskan sampah melalui Tabungan Emas di Kantor Pegadaian UPC Nusukan. Kegiatan ini merupakan puncak dari seluruh rangkaian Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UNS yang berjudul “Optimalisasi Bank Sampah Melalui Teknik Biopori dan Meng-Emaskan Sampah Sebagai Wujud Partisipasi Masyarakat dalam Asta Cita dan Keselarasan Lingkungan”.  Kehadiran para nasabah bank sampah dan Tim PKM disambut hangat oleh Kepala Kantor Pegadaian UPC Nusukan, Rico Mahendra, S.H. dan diterima di ruang kerjanya.

“Pegadaian tidak hanya berorientasi profit, namun juga memiliki tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melalui Program The Gade Clean & Gold, kami memiliki mendorong ekonomi sirkular dengan bermitra bersama bank sampah, dan mengubah limbah menjadi aset atau tabungan emas”, ungkap Rico Mahendra mengawali perbincangan. Lalu nasabah didampingi salah satu staffnya, Arlinia Wiliasti untuk mengunduh Aplikasi Tring! dan Cetak Buku Tabungan Emas.

Secara keseluruhan PKM UNS berlangsung dalam tiga program kegiatan.

Pertama, Penguatan Tata Kelola Bank Sampah melalui pelatihan manajemen bank sampah dan perbaikan Posko Bank Sampah Gama Bareta serta melengkapi peralatan penunjangnya.  Adanya perbaikan posko dan pelatihan manajemen bank sampah diakui Levani Sanetya Daniswara, Ketua Bank Sampah Gama Bareta sangat membantu.

“Sekarang lebih mudah dan cepat administrasinya. Tempatnya juga lebih bersih dan memadai, sehingga kami dan nasabah lebih semangat” ungkap Levani. Ditambahkannya bahwa bagi nasabah yang tidak sempat setor sampah, pengelola bank sampah menyediakan layanan penjemputan dari rumah ke rumah dengan angkutan becak milik bank sampah.

Kedua, Penerapan Teknik Biopori untuk mengelola sampah organik yang dilaksanakan di Lahan Kelompok Wanita Tani Surya Alam RW XIV Nusukan, dan Praktik Pengelolaan Sampah Anorganik mulai dari pilah sampah dari rumah, dan menyetorkan sampah di Posko Bank Sampah Gama Bareta RW XIV Nusukan. 

Ketiga, Pendampingan Program Memilah Sampah Menabung Emas untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam ekonomi sirkuler.

PKM ini didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun Anggaran 2025. Selain pendampingan tabungan emas, kegiatan PKM juga ditutup dengan serah terima sarana prasarana pendukung Tata Kelola Bank Sampah di Posko Bank Sampah Gama Bareta, dan peralatan dan bahan penerapan Teknik Biopori untuk menunjang pengelolaan sampah organik agar mitra dapat meneruskan seluruh program PKM secara berkelanjutan.

Upaya ini tidak hanya mendukung misi dari Asta Cita, khususnya yang ke-8 yaitu memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Namun juga mendukung capaian Sustainable Development Goals (SDGs) 2030 yang ke-12 (konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab), dan ke-13 (penanganan perubahan iklim).  Selain itu, adanya keterlibatan dosen yang terdiri dari Dr. Tri Rejeki Andayani, S.Psi., M.Si. (Fakultas Psikologi), Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si. (Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian), Eksa Rusdiyana, S.P., M.Sc. (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian Fakultas Pertanian). Serta tiga mahasiswa Feri Wibowo (Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian), Mayang Kusuma Putri (Agribisnis), Erina Dyah Rahmawati (Psikologi), dalam PKM tersebut juga mendukung capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ke-2 yang menunjukkan banyaknya mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus, dan IKU ke-3 yaitu banyaknya dosen yang berkegiatan di luar kampus.

Link video Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=m42sRSqZ87w