Yth. Dosen/Tenaga Pendidik
Universitas Sebelas Maret
Menindaklanjuti surat dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi nomor 1208/C4/AL.04/2025, disampaikan bahwa Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan memperpanjang batas waktu penerimaan proposal untuk dua program yaitu:
- Program Hilirisasi Riset Prioritas-Pengujian Model dan Prototipe tahun 2026 didanai oleh BOPTN, dan diajukan melalui Aplikasi BIMA: https://bima.kemdiktisaintek.go.id/
- Program Hilirisasi Riset Strategis-Skema Pengujian Produk tahun 2026 yang didanai bersumber dari LPDP, dan diajukan melalui sistem Hiliriset: https://hiliriset.kemdiktisaintek.go.id/
Informasi mengenai syarat dan bidang fokus terdapat pada panduan Tahun 2026 yang dapat diunduh melalui laman sistem masing-masing skema. Adapun ketentuan dan jadwal pengusulan proposal untuk setiap skema yang wajib dipatuhi adalah sebagai berikut:
- Proposal dapat diunggah oleh pengusul mulai tanggal 27 Desember 2025 hingga 12 Januari 2026 pukul 23.59 WIB.
- Proposal dengan status “ditolak” oleh Ketua LPPM tidak dapat diperbaiki.
- Proposal dengan status “dikembalikan” oleh Ketua LPPM maka pengusul dapat memperbaiki/melengkapi proposal tersebut. Setelah proposal lengkap dan diperbaiki, pengusul wajib melakukan unggah ulang dan menunggu persetujuan Ketua LPPM.
- Proposal dengan status “diterima” oleh Ketua LPPM merupakan proposal yang kemudian akan dilakukan seleksi administrasi dan seleksi substansi oleh Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan.
- Pengajuan dokumen validasi TKT yang ditandatangani oleh ketua lembaga/ kepala unit Perguruan Tinggi dapat diajukan melalui tautan https://uns.id/ValidasiTKT2026.
Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu kami sampaikan terima kasih.
Ketua,
ttd
Prof. Dr. I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, S.H., M.M.
NIP 197210082005012001
Unduh lampiran:
Unduh – Surat Resmi Surat Pemberitahuan Perpanjangan Waktu Penerimaan Proposal Program Hilirisasi Riset Skema Pengujian Tahun 2026
