Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) Gelar FISIP Insight Day 2025

Surakarta — Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sebelas Maret (FISIP UNS) menggelar FISIP Insight Day 2025, sebuah forum akademik tahunan yang memasuki tahun penyelenggaraan keduanya. Acara ini menjadi ruang bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil penelitian serta berdiskusi mengenai isu-isu sosial dan politik kontemporer.

Kegiatan dibuka secara resmi dengan sambutan dari perwakilan fakultas yang menekankan bahwa FISIP Insight Day merupakan bagian dari komitmen FISIP dalam menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek diseminasi riset dan pertukaran akademik. Forum ini dirancang sebagai wadah refleksi, kolaborasi, dan penguatan budaya penelitian di lingkungan FISIP UNS.

Pada tahun 2025, FISIP Insight Day diikuti oleh 9 dosen dan 1 mahasiswa yang mempresentasikan karya penelitian terbaru mereka. Setiap karya yang ditampilkan tidak hanya menunjukkan produktivitas akademik, tetapi juga merepresentasikan perjalanan intelektual, kepakaran, dan perhatian keilmuan masing-masing peserta. Melalui paparan ini, acara kembali menjadi tempat bagi sivitas akademika untuk lebih memahami perspektif, minat, dan gagasan satu sama lain.

Mengusung tema “Embracing Global Transformation: Collaborative Innovations through Social and Political Research,” FISIP Insight Day 2025 menyoroti tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, perubahan tata kelola, hingga inovasi kelembagaan dan isu keberlanjutan. Tema tersebut mencerminkan upaya FISIP untuk terus merespons dinamika global melalui pendekatan penelitian yang kolaboratif dan interdisipliner.

Acara ini juga menghadirkan dua pembicara plenary yang memberikan wawasan mendalam terkait isu-isu kunci riset kontemporer.
•⁠ ⁠Prof. Dr. Cahyo Pamungkas memaparkan pentingnya pendekatan interdisipliner dalam memahami permasalahan sosial-politik yang semakin kompleks.
•⁠ ⁠Dr. Hadi Saba Ayon mengangkat isu mengenai kecerdasan buatan (AI), kekuasaan, dan techno-feudalisme, mengajak peserta untuk mengkritisi dampak sosial dari perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, pihak fakultas menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemakalah, moderator, panitia, serta peserta yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Keterlibatan aktif seluruh unsur sivitas akademika dinilai sebagai faktor penting dalam memperkukuh tradisi riset dan memperkaya atmosfer intelektual di FISIP UNS.

Melalui penyelenggaraan FISIP Insight Day 2025, fakultas berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang inspiratif yang melahirkan kolaborasi riset baru, memperkuat jejaring akademik, dan mendorong terciptanya penelitian inovatif yang berkontribusi bagi pengembangan ilmu sosial dan politik, baik di tingkat nasional maupun global.