Wujudkan Akses Air Siap Minum, Tim Pengabdian UNS Serahkan Alat Filter Air ke Kampung Batu Busuk, Kec. Pauh, Kota Padang

PADANG, Jum’at, 19 Desember 2025 – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Tim Pengabdian Masyarakat kembali menunjukkan komitmen nyata dalam Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana di Wilayah Sumatera Barat. Tim secara langsung menyerahkan bantuan filter air siap minum dan monitoring kualitas air berbasis teknologi kepada warga Kampung Batu Busuk, Kec. Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat.

Program ini diinisiasi untuk menjawab tantangan ketersediaan air bersih berkualitas di wilayah tersebut. Melalui inovasi teknologi filtrasi yang praktis dan efisien, warga terdampak bencana banjir kini dapat mengakses air konsumsi langsung dari sumbernya tanpa harus melewati proses perebusan yang memakan waktu dan biaya bahan bakar.

Inovasi Berbasis Kebutuhan Masyarakat

Ketua tim, Prof. Dr. I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, S.H., M.M, menyatakan bahwa pemilihan Kampung Batu Busuk didasarkan pada potensi sumber air namun belum teruji standar kelayakannya untuk dikonsumsi langsung.

“Kami membawa teknologi filter air yang telah melalui uji laboratorium. Alat ini dirancang tidak hanya untuk menjernihkan, tetapi juga menghilangkan bakteri patogen sehingga aman dikonsumsi. Harapan kami, ini bisa meningkatkan kualitas kesehatan dan kuantitas air siap minum bagi warga Batu Busuk,” ujar Prof. Dr. I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, S.H., M.M.

Serah Terima dan Edukasi

Acara penyerahan yang berlangsung di Mushalla Ubudiyah, Koto Tuo, Batu Busuk, Kec. Pauh, Kota Padang dihadiri oleh warga setempat. Selain penyerahan fisik alat, Tim pengabdian UNS juga memberikan penjelasan teknis pengoperasian alat secara mandiri dan pelatihan perawatan filter air secara berkala.

Penyerahan alat ini merupakan bagian dari rangkaian Program Pengabdian Kepada Masyarakat Tanggap Darurat Bencana Wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Selain penyerahan alat,  tim akan melakukan pendampingan psikososial bagi korban bencana di Kota Padang.

Melalui penyerahan teknologi filter air serta pendampingan psikososial, diharapkan masyarakat terdampak bencana, khususnya di wilayah Kota Padang dapat memperoleh akses air bersih yang aman untuk dikonsumsi sekaligus dukungan pemulihan kondisi mental dan sosial.