Selama ini pengelolaan penelitian, mulai dari seleksi proposal, evaluasi dan penetapan pemenang, monitoring, seminar hasil penelitian serta evaluasi pelaksanaan penelitian dilakukan secara sentralistik oleh Direktorat Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.

Semenjak tahun 2007 DP2M DIKTI sudah mencoba menerapkan pelaksanaan otonomi dan desentralisasi pengelolaan penelitian dan pengabdian di UNS, yaitu pengelolaan hibah Penelitian Dosen Muda dan Penelitian Studi Kajian Wanita.

Pada tahun ini, Universitas sebelas Maret Surakarta termasuk 10 (sepuluh) Perguruan Tinggi yang ditunjuk oleh DP2M DIKTI sebagai Perguruan Tinggi Mandiri dalam pengelolaan dana hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk tahun anggaran 2012. Sehubungan dengan hal tersebut maka UNS diberi kewenangan untuk menetapkan jenis-jenis hibah dan mengelola penelitian mulai dari proses seleksi sampai dengan proses evaluasi pelaksanaan penelitian.

Dalam rangka pelaksanaan desentralisasi penelitian LPPM-UNS melakukan beberapa persiapan untuk mendukung kegiatan tersebut, antara lain:

  1. Membuat dokumen Rencana Induk Penelitian (RIP) insitusi dan Rencana Strategis Penelitian
  2. Membuat dokumen Roadmap institusi (LPPM)
  3. Database reviewer dan pemonev internal
  4. Standarisasi luaran penelitian sesuai dengan Indikator Kinerja Utama Penelitian.
  5. Sistem Informasi Pengelolaan Data Penelitian dan Pengabdian