• Cougar

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Lions

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Snowalker

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Howling

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

  • Sunbathing

    LPPM UNS

    Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Posts tagged: bisnis plan

Menumbuhkembangkan Budaya Kewirausahaan Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Dan Teknik Industri Di Bidang Bisnis Produk Pengecoran Logam

Kata kunci: KWu, pengecoran logam, bisnis plan.

Susmartini, Susi;  Diharjo, Kuncoro*)
LPPM UNS, Pengabdian, Dikti, Kuliah Kewirausahaan, 2007

Tujuan kegiatan KWu ini adalah menumbuhkembangkan budaya kewirausahaan mahasiswa, menciptakan calon wirausaha baru di bidang produk cor logam, memberikan gambaran sukses wirausaha di bidang produk cor logam, mendidik mahasiswa untuk membuat analisis bisnis plan, memperpendek masa tunggu kerja lulusan dengan berwirausaha, dan mengembangkan materi mata kuliah kewirausahaan yang Iebih dekat dengan dunia usaha. Tahap awal pelaksanaan KWu adalah sosialisasi program dan pendaftaran peserta. Tim KWu melakukan koordinasi dengan pemateri dari kalangan industri. Materi yang harus disampaikan pun disesuaikan dengan rancangan materi yang telah disusun oleh Tim KWu. Pemateri dari kalangan akademisi adalah Tim KWu dan pemateri dari online casino LPPM UNS. Materi perkuliahan utama terdiri dari materi kewirausahaan umum dan materi wirausaha khusus di bidang cor logam. Pelaksanaan u perkuliahan dilakukan dengan mengkombinasikan pemateri akademisi dan praktisi secara bergantian, dengan metode penyampaian semi-seminar. Perkuliahan ini juga dilakukan pembelajaran langsung di industri dengan melakukan kunjungan lapangan. Evaluasi kegiatan yang dilakukan meliputi evaluasi keberhasilan bagi maliasiswa dan evaluasi pelaksanaan kegiatan bagi Tim KWu dan pemateri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa Peserta KWu telah memiliki jiwa wirausaha, yang dltunjukkan oleh keinginan peserta untuk melihat secara Jangsung kegiatan wirausaha di kawasan industri cor logam dan keberhasilan pembuatan bisnis plan. Keberhasilan menciptakan calon wirausaha baru di bidang produk cor logam berhasil hingga batasan pembuatan bisnis plan. Gambaran sukses wirausaha yang iebih nyata di bidang produk cor logam sudah dltunjukkan oteh para pemateri dari industri, Sebagai contohnya adalah keberhasilan wirausaha di bidang pengumpulan besi/ baja rongsok dan keberhasilan wirausaha pendinan industri cor logam di Sulawesi. Peserta mampu membuat analisis bisnis plan, khususnya di bidang produk pengecoran logam. Masa tunggu kerja lulusan dengan berwirausaha bclum dapat dievaluasi karena masih membutuhkan waktu evaluasi yang Iebih lama lagi hingga peserta sudah lulus dan berhasil. Materi mata kuliah kewirausahaan dalam kegiatan ini dapat dikatakan sudah dekat dengan dunia usaha yang nyata.

Magang Kewirausahaan Di Bengkel Resmi Honda AHASS Untuk Menghasilkan Outcome Lulusan Yang Siap Kerja Dan Wirausaha.

Kata Kunci: Magang  kewirausahaan, MKU, bisnis plan.

Arifin, Zainal; Diharjo, Kuncoro; Triyono*)
LPPM UNS, Pengabdian, Dikti, MKU, 2006.
Kurikulum Program D III Otomotif Jurusan Teknik Mesin telah ada Mata kuliah Kerja Praktek dan kewirausahaan (KWu). Pelaksanaan KP biasanya dilakukan kurang dari 2 bulan dan mahasiswa tidak diperankan sebagai karyawan. Perkuliahan KWu pun hanya dilakukan di kelas. Di lain hal, konsentrasi keahlian perbengkelan otomotif dikembangkan di Program D III otomotif, baik yang dilakukan secara teori maupun praktek. Selain itu, kerjasama jurusan Teknik Mesin UNS dengan AHASS TJM sudah dijalin sejak tahun 2004 dalam bentuk kegiatan Bengkel Peduli Teknik Mesin 2004. Hal yang menarik lagi adalah terbukanya peluang wirausaha di bidang perbengkelan yang tak pernah jenuh. Oleh karena itu, kegiatan magang MKU yang dikhususkan di bidang perbengkelan dengan memposisikan AHASS TJM sebagai mitra dipandang penting untuk dilakukan.
Tahap awal pelaksanaan MKU adalah pembekalan peserta dengan materi “Pentingnya Membangun Jiwa Wirausaha” dan “BISNIS PLAN”. MKU dilaksanakan selama 2 bulan aktif di industri dan dilanjutkan 1 bulan pasif di kampus untuk membuat laporan. Jumlah peserta MKU ini dilakukan selama 40 jam per minggu, sesuai kerja mekanik di AHASS TJM. Jumlah peserta MKU adalah 8 mahasiswa program D III Otomotif, yang terdistribusi ke seluruh cabang bengkel AHASS TJM. Keahlian dan ketrampilan yang dipelajari peserta dikonsentrasikan pada perbengkelan mesin dan kelistrikan sepeda motor honda. Dalam melakukan kegiatannya, peserta MKU selalu didampingi oleh mekanik AHASS TJM yang berpengalaman dan dievaluasi oleh Tim MKU dan manajer bengkel. Peserta MKU diperankan sebagai mekanik, sehingga mereka sudah dapat melakukan pelayanan servis secara mandiri. Setelah kembali ke kampus, setiap peserta MKU membuat BISNIS PLAN yang dibimbing oleh Tim MKU. Kegiatan MKU ini dihargai sebagai pengganti kerja praktek 2 sks.
Hasil kegiatan MKU ini mampu mengarahkan peserta menjadi tertarik di bidang perbengkelan. Kegiatan MKU ini mampu memotivasi peserta untuk menekuni dan sekaligus memberikan ketrampilan dan keahlian di bidang perbengkelan sepeda motor. Keberhasilan kegiatan MKU ini dapat dikatakan berhasil 100% (tanpa pengunduran diri). Jiwa wirausaha peserta MKU dapat dikatakan telah tumbuh, yang diindikasikan oleh kemampuannya dalam menyusun BISNIS PLAN. Peserta MKU diharapkan memiliki masa skripsi kurang dari 4 bulan dan masa tunggu kerja atau dapat berwirausaha kurang dari 6 bulan. Peserta MKU dapat dikatakan telah mampu berwirausaha dengan membuka bengkel sepeda motor.