Penyuluhan Dan Pelatihan Pembuatan Silase Untuk Pakan Ternak Ruminansia

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat skim internasional dilakukan oleh tim pengabdian dari Universitas Sebelas Maret. Kegiatan pengabdian ini dilakukan di Mitra yaitu Kelompok Tani Ternak (KTT) Enggal Sejati dan Manunggal sejati yang berada di Dukuh Sembuh Desa Jatirejo Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar. Kegiatan pengabdian ini berada di naungan hibah non APBN Universitas Sebelas Maret tahun 2026 dengan skim Pengabdian Internasional Mandatory atau PIM. Kegiatan ini diketuai oleh Yuli Yanti, S.Pt., M.Si., Ph.D. dari prodi S1 Peternakan dengan anggota Bapak Dr. Dewanto Harjunowibowo dari prodi S2 Fisika, Prof. Muhammad Cahyadi dari prodi S1 Peternakan, Dr. Ayu Intan Sari dari prodi S2 Peternakan, Fakultas Peternakan dan Dr. Puguh Karyanto dari S2 Pendidikan Sains serta Prof. Sulistyo Saputro dari prodi S3 Pendidikan IPA, FKIP UNS.

Kegiatan penyuluhan dan pelatihan pembuatan Silase dilaksanakan pada hari Minggu 19 Juli 2026. Dalam kegiatan pengabdian internasional ini menghadirkan Profesor Masato Yayota dari Gifu University. Beliau memaparkan tentang proses pembuatan silase untuk pakan ternak ruminansia beliau memaparkan tentang definisi dari silase, bahan-bahan apa saja yang digunakan untuk membuat silase, bagaimana proses pembuatan silase dan juga bagaimana cara mengevaluasi kualitas silase serta mengenali silase yang berkualitas baik. Dalam kegiatan pengabdian ini dihadiri oleh kedua kelompok ternak yang berjulah kurang lebih 30 orang. Kegiatan ini juga dihadiri oleh bapak kepala desa, bapak ketua gapoktan dan juga semua anggota kelompok ternak peserta sangat antusias dan mengikuti diskusi bertanya tentang silase.

Kegiatan ini juga dibantu oleh mahasiswa peternakan UNS. Juga dihibahkan alat berupa mesin pemisah jagung dari bonggolnya untuk kedua kelompok ternak. Manfaat dari mesin ini adalah untuk memudahkan peternak dalam membuat pakan ternak domba. Mereka kelompok ternak Enggal Sejati dan Manunggal sejati fokus kepada pemeliharaan ternak domba, namun pakan pada musim kemarau mengalami kesulitan sehingga membutuhkan teknologi pembuatan silase pada musim hujan sehingga pakan tersebut awet bisa digunakan untuk musim kemarau.