Kata kunci : KKU, Kewirausahaan, Entrepreneurship

Lutojo*)
LPPM UNS, Pengabdian, DP2M, KKU, 2009

Salah satu tujuan Jurusan Peternakan Universitas Sebelas Maret menghasilkan lulusan yang kompeten dibidang peternakan dan kewirausahaan termasuk usaha pemeliharaan itik petelur dan penetasan telur itik. Upaya yang dilaksankan diantaranya melalui peningkatan wawasan dan kemampuan mahasiswa sebagai calon wirausaha dibidang pemeliharaan itik dan penetasan telur itik langsung dipeternak. Dari hasil pelaksanaan program KKU diharapkan tujuan dapat diwujudkan. Telah dilaksanakan Program Kuliah Kerja Usaha (KKU) dari Direktorat Penelitian dan Pengadian Masyarakat (DP2M) Departemen Pendidikan Nasional di Koperasi Itik (Kopertik) “Ngudi Lestari” di Krasak, Gatak Sukoharjo bulan Januari-November 2009. Kelompok ternak itik beranggotakan 20 orang peterna dengan total populasi itik 10.000 ekor dan 40 unit penetasan masing-masing kapasitas 500 butir. Pemeliharaan itik petelur dikandangkan semi intensif selama pwriode bertelur 18-20 bulan diawali dari itik periode Pullet umur 5-6 bulan sistem all-in-all-out sedangkan mesin tetas semi otomatis dengan sumber pemanas listrik. Tujuan program KKU disamping untuk meningkatkan jiwa wirausaha dan soft skill mahasiswa dibidang pemeliharaan itik petelur dan penetasan telur itik serta pembuatan rencana bisnis serta meningkatkan produktivitas usaha pemeliharaan itik petelur dan penetasan pada tingkat kelompok ternak melalui perbaikan manajemen pakan, kandang, pengolahan limbah cangkang telur sisa penetasan, serta manajemen analisa usaha dan pemasaran. Dismping itu KKU ini untuk menumbuhkan budaya penerapan hasil penelitian perguruan tinggi secara komersial dan berkelanjutan, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia di daerah dan mendekatkan lembaga pendidikan tinggi dengan usaha peternakan rakyat, menciptakan lapangan kerja di daerah , meningkatkan pendapatan peternak Luaran kegiatan KKU berupa laporan akhir kegiatan, laporan Rencana Bisnis pemeliharaan itik petelur dan penetasan telur itik, dipasarkan anak itik umur sehari atau Day Old Duck (DOD) dengan pemberian pakan konsentrat tambahan, dihasilkan pula penjualan itik afkir sebagai sumber tambahan pendapatan Kesimpulan setelah melakukan KKU para peserta memperoleh pengalaman langsung dilapangan dan pembuatan Rencana Bisnis pemeliharaan itik petelur dan penetasan telur itik, tim KKU memperoleh materi kuliah aplikatif, dijalin hubungan kerjasama berkelanjutan antara UNS dan kelompok ternak Ngudi Lestari , pendapatan peternak meningkat dan diperbaiki manajemen pemeliharaan itik dengan hasil peningkatan produksi telur harian atau Hen Day Average (HDA) mencapai 90 %, peningkatan fertilitas telur tetas hingga 85 %, perbaikan daya tetas dari telur fertil dicapai 90 %. Dari usaha pemeliharaan itik diperoleh R/C 1, 419, titik impas atau Break Even Point (BEP) Rp 37.516.000,00 dan dari usaha penetasan telur itik diperoleh R/C 1,530 , titik impas atau Break Even Point (BEP) 35.729,52 butir Rekomendasi untuk kelangsungan usaha pemeliharaan itik dan penetasan telur itik Ngudi Lestarisebagai sumber pendapatan bagi peternak maka tetap dilaksanakan pendampingan berkelanjutan teknis pemeliharaan itik petelur dan penetasan telur itik terutama aspek kerjasama berkelanjutan pengembangan usaha